<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jelajah Karsa Prima - IGOS Center Makassar &#187; Ubuntu</title>
	<atom:link href="http://www.jelajah.web.id/tag/ubuntu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jelajah.web.id</link>
	<description>Support on Opensource</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 May 2010 03:08:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Reset Password dengan Ubuntu LiveCD</title>
		<link>http://www.jelajah.web.id/2009/05/reset-password-dengan-ubuntu-livecd/</link>
		<comments>http://www.jelajah.web.id/2009/05/reset-password-dengan-ubuntu-livecd/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 20:56:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BLOG]]></category>
		<category><![CDATA[reset password]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jelajah.web.id/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Di salah satu forum ubuntu, ada yang bertanya cara mereset username dan password di Ubuntu. Yang bersangkutan terlupa passwordnya karena keseringan menggunakan windows. Hmm,... ada beberapa jalan untuk melakukannya. Tapi yang ingin saya bahas saat ini hanya cara mereset password ubuntu dengan mirip cara mereset password di windows. Cara ini bukan merupakan cara termudahnya. Harapannya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di salah satu forum ubuntu, ada yang bertanya cara mereset username dan password di Ubuntu. Yang bersangkutan terlupa passwordnya karena keseringan menggunakan windows. Hmm,... ada beberapa jalan untuk melakukannya. Tapi yang ingin saya bahas saat ini hanya cara mereset password ubuntu dengan mirip cara mereset password di windows. Cara ini bukan merupakan cara termudahnya. Harapannya, jika ada yg tau cara mereset password windows, silahkan bandingkan dengan cara mereset password di ubuntu. Saya jamin, pasti akan terasa lebih mudah menggunakan ubuntu daripada OS propietary yang "pura-pura" mudah digunakan.<span id="more-138"></span>Kalo ingin mereset password di windows, anda perlukan cd installernya... setelah melalui jalan panjang berliku, sambil harus tetep punya cd-key windowsnya, mungkin anda akan beruntung bisa mengembalikan password administrator.<br />
Saya coba pake senjata yang sama yaitu ubuntu-livecd.</p>
<p>Pertama, pastikan cdrom ada pada posisi first boot. Pastikan hal ini dengan masuk ke bios ato tekan F12 untuk pilihan boot media. Lalu masukin livecd dan pilih Try Ubuntu Without Change...</p>
<p>Setelah anda sudah dihadapkan pada desktop ubuntu, buka satu window terminal yang berada di Application - Accessories.</p>
<p>Kedua , lihat dimana linux diinstall dengan perintah<br />
<br><code>$ sudo fdisk -l</code><br />
<br><img class="alignnone size-full wp-image-139" title="image43" src="http://jelajah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/image43.png" alt="image43" width="562" height="283" /></p>
<p>Kaitkan partisi linux ke folder /mnt<br />
<br><code>$ sudo mount /dev/sdaX /mnt</code><br />
<br>ganti X nomer partisi</p>
<p>Ketiga masuk ke system linux yang terinstall dengan memanfaatkan chroot.<br />
<br><code>$ sudo chroot /media/sda1</code><br />
<br>lalu masukkan password baru yang diminta setelah mengeksekusi perintah dibawah:<br />
<br><code># passwd nama_user</code><br />
<br>***Jika usernamenya juga terlupa, lihat user yang ada di Linux dengan mengetikkan perintah dibawah.<br />
<br><code>$ ls -l /mnt/home/</code><br />
<br>Jika outputnya tidak mencantumkan nama user di home, kemungkinan yang dikaitkan tadi bukan partisi home. Lihat kembali keluaran fdisk -l diatas, lalu lepas kaitan partisi tadi<br />
<br><code>$ sudo unmount /dev/sdaX</code><br />
<br>lalu kaitkan lagi partisi linux lain dengan cara mengaitkan seperti telah dijelaskan diatas. Ulangi juga cara melihat user di folder /home<br />
Jika sudah ketemu harap dicatat, untuk memastikan penulisan username benar nantinya.<br />
Oya, perintah penggantian password hanya bisa dilakukan kalo kita berada di partisi sistem linux yang terinstal. Untuk memastikannya, setelah mounting di salah satu partisi, pastikan ada output "root" saat mengetikkan perintah<br />
<br><code>$ ls /mnt/ | grep root</code><br />
<br>Selamat mencoba...</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jelajah.web.id/2009/05/reset-password-dengan-ubuntu-livecd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Revolusi desktop dengan Ubuntu Netbook Remix</title>
		<link>http://www.jelajah.web.id/2009/05/revolusi-desktop-dengan-ubuntu-netbook-remix/</link>
		<comments>http://www.jelajah.web.id/2009/05/revolusi-desktop-dengan-ubuntu-netbook-remix/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 May 2009 02:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BLOG]]></category>
		<category><![CDATA[jaunty]]></category>
		<category><![CDATA[netbook]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jelajah.web.id/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dua tahun terakhir ini, tren netbook melanda konsumen teknologi informasi (IT) di Indonesia. Peningkatan jumlah pengguna ini merangsang banyak produsen Notebook melakukan inovasi pada jajaran produk komputer jinjingnya dan mengeluarkan satu atau beberapa tipe netbook. Netbook awalnya didesain sebagai laptop kecil dengan kemampuan komunikasi wireless, internet access dan aplikasi perkantoran saja. Bobotnya juga terus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dua tahun terakhir ini, tren netbook melanda konsumen teknologi informasi (IT) di Indonesia. Peningkatan jumlah pengguna ini merangsang banyak produsen Notebook melakukan inovasi pada jajaran produk komputer jinjingnya dan mengeluarkan satu atau beberapa tipe netbook.<span id="more-130"></span></p>
<p>Netbook awalnya didesain sebagai laptop kecil dengan kemampuan komunikasi wireless, internet access dan aplikasi perkantoran saja. Bobotnya juga terus dijaga agar tetap enteng yaitu sekitar 1 kg dan daya tahan baterai yang lebih lama.</p>
<p>Ternyata segmen yang mengharapkan kriteria diatas sangat luas. Pasarnya bukan hanya terbatas pada segmen pelajar atau konsumen dengan dana terbatas. Namun konsumen yang telah memiliki notebook tipe mainstream pun tertarik untuk memilikinya. Sangat masuk akal jika mempertimbangkan faktor bobot - harga - kemampuan.<br />
Sayangnya, saat ini semua netbook berhard-disk datang dengan propietary software. Linux disisakan bagi netbook dengan media penyimpanan Solid State Disk (SSD). Padahal SSD memiliki kemampuan baca tulis yang lebih lambat dengan harga permegabyte lebih mahal. Walaupun akan lebih hemat daya dan bobot lebih ringan.<br />
Saya sendiri berpendapat, kenyataan ini menunjukkan propietary software yang tambun dan mahal itu tidak akan muat dan akan berjalan terseok-seok di SSD. Propietary software juga membutuhkan lebih banyak ruang untuk file-file sampahnya dan penampungan untuk koleksi virus dan trojan yang bisa di dapat dengan mudah dan gratis di internet, sehingga tidak layak untuk digunakan di SSD.<br />
Menggunakan linux sebagai sitem operasi di netbook memberikan beberapa alternatif. Acer AspireOne datang dengan Linpus, Asus EeePC mengusung Xandros. Keduanya adalah os yang khusus didesain untuk netbook. Selain itu, pengguna bisa memilih menggunakan linux desktop standar sesuai selera.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">Ubuntu Netbook Remix</span></strong><br />
Ide untuk memperluas varian distro ubuntu untuk dapat digunakan optimal di netbook sudah dimulai sejak 2007. Sebuah kelompok kecil di <a title="ubuntueee" href="http://http://www.geteasypeasy.com/" target="_blank">UbuntuEee</a> menghack ubuntu 8.04 dan mengeluarkan <a title="8.04.1" href="http://jelajah.web.id/2008/09/asus-eeepc-lebih-fungsional-dengan-ubuntueee/">UbuntuEee 8.04.1</a>.<br />
Setelah menunggu setahun, Ubuntu kemudian secara resmi mengeluarkan Ubuntu Netbook Remix (UNR) melengkapi varian ubuntu yang sudah ada. Walaupun diakui oleh <a href="http://www.tuxradar.com/content/shuttleworth-jaunty-netbooks-and-more" target="_blank">Mark Shuttleworth</a> bahwa agak terlambat tapi kehadirannya aan sangat bermanfaat bagi pengguna netbook.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">UNR jadikan netbook sempurna<br />
</span>Satu hal yang paling membuat saya terpesona adalah penampilan UNR yang tidak biasa. Keluar dari pakem. UNR membuat netbook murah meriah jadi tampil lebih gaya.<br />
Dengan warna standar coklat gelap transparan terkesan mewah. Menu tersusun rapi di sebelah kiri layar. Pengelolaan berkas, partisi dan removable media bersusun di sebelah kanan.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-131" title="unr01" src="http://jelajah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/unr01.jpg" alt="unr01" width="461" height="346" /></p>
<p>Penampilan seperti ini lebih enteng di mata. Ikonnya besar dan akan membesar jika pointer diletakkan diatasnya. Kita hanya membutuhkan sekali klik untuk mengeksekusi aplikasi. Ikon akan berputar sebagai tanda ikon telah diklik. Kita tidak membutuhkan compiz untuk mendapat efek seperti itu, sehingga resource komputer tidak akan tersita banyak hanya untuk mendapatkan efek dinamis.<br />
Jika ada yg biasa meletakkan shortcut di desktop untuk memudahkan akses ke program tertentu. UNR menyediakan Favorites. Kita dapat menarik aplikasi yang sering digunakan ke sana. Preferences dan Administrations diletakkan di menu sehingga mudah untuk diakses.<br />
Yang juga tak kalah menarik yaitu saat sebuah program dieksekusi maka program tersebut akan otomatis dimaksimalkan. Program yang mengatur ini disebut Maximus. Belum semua aplikasi dapat ditangani Maximus. Terutama aplikasi yang berupa widget yang dibuat dengan GTK.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-132" title="unr02" src="http://jelajah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/unr02.jpg" alt="unr02" width="461" height="346" /></p>
<p>Aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan ditampilkan sebagai ikon kecil di kiri atas layar. Hanya aplikasi aktif saja yang memenuhi sisa panel atas. Seperti biasa, bagian kiri tetap berisi penunjukan waktu dan notifikasi.</p>
<p>Saya sendiri tertarik untuk mencoba UNR. Karena belum punya netbook, terpaksa menggunakan notebook aja. UNR sebenarnya datang dengan image file yang dapat diinstall di sebuah usb-stick atau flash disk. Ini untuk memudahkan instalasi di netbook mengingat netbook tidak ada yang menyediakan cdrom.<br />
Silahkan download file <a href="http://www.ubuntu.com/getubuntu/download-netbook" target="_blank">image UNR</a>. Setelah itu ikuti langkah instalasi image sebagai berikut:</p>
<h2 id="Windows">Windows</h2>
<p class="line867">
<p class="line867"><img class="attachment" title="win32imagewriter.jpg" src="https://help.ubuntu.com/community/Installation/FromImgFiles?action=AttachFile&amp;do=get&amp;target=win32imagewriter.jpg" alt="win32imagewriter.jpg" /></p>
<ol type="1">
<li>Download .img file</li>
<li>
<p class="line862">Download Disk Imager dari <a class="https" href="https://launchpad.net/win32-image-writer/+download">https://launchpad.net/win32-image-writer/+download</a></p>
</li>
<li>Pasang flash disk</li>
<li>Kenali huruf yang dikenali sebagai flashdisk</li>
<li>Start Disk Imager</li>
<li>Pilih .img dan huruf flashdisk, dan klik "Write"</li>
<li>Lepas flashdisk jika proses sudah selesai.</li>
</ol>
<h2 id="Ubuntu">Ubuntu</h2>
<p class="line867"><img class="attachment" title="usb-imagewriter.png" src="https://help.ubuntu.com/community/Installation/FromImgFiles?action=AttachFile&amp;do=get&amp;target=usb-imagewriter.png" alt="usb-imagewriter.png" /></p>
<ol type="1">
<li>Download .img file</li>
<li>Install paket usb-imagewriter
<ul>
<li>
<p class="line862">If your release does not include this, download it from <a class="https" href="https://launchpad.net/%7Eogra/+archive">Oliver's PPA</a></p>
</li>
</ul>
</li>
<li>
<p class="line862">Buka Applications -&gt; Accessories -&gt; Image Writer</p>
</li>
<li>Pasang flash disk</li>
<li>Pilih file .img dan flashdisk dan klik "Write to Device"</li>
<li>Lepaskan Flashdisk saat proses sudah selesai</li>
</ol>
<p>Berhubung laptop milik saya sudah uzur dan biosnya tidak support booting dengan perangkat usb, maka saya lebih dulu install ubuntu-desktop. Setelah itu sy lakukan instalasi paket-paket yang dibutuhkan untuk mendapatkan desktop UNR :<br />
<pre class="command">sudo apt-get install go-home-applet human-netbook-theme maximus netbook-launcher window-picker-applet</pre><br />
Perlu diperhatikan, jika anda menggunakan desktop effect seperti compiz sebaiknya dimatikan. Selain tidak dibutuhkan, penggunaannya dapat membuat antar efek yang ada akan tabrakan.<br />
Setelah selesai di download dan diinstall, silahkan reboot komputer anda. Setelah itu akan tampak dua garis besar UNR akan bekerja,  yaitu netbook-launcher dan maximus. Untuk dapat tampilan yang sempurna, kita perlu sedikit mengutak atik desktop secara manual.</p>
<ol>
<li>Remove ubuntu menu (Applications - Places - System) di panel atas. Remove juga shortcut yang ada. Kita tidak perlu remove yang ada di bagian kanan atas yang berisi notifikasi dan tanggal.</li>
<li>Klik kanan pada panel atas, lalu Add to Panel dan cari dan pilih Go Home dan Window Picker. Pindahkan ke kiri dan tengah panel atas.</li>
<li>Remove panel bawah dengan menklik kanan dan pilih Delete This Panel</li>
<li>Pilih System - Preferences - Appearance dan pilih Human-Netbook theme</li>
</ol>
<p>Jika ingin Netbook anda lebih fungsional, tampil berbeda dan tampak mewah. UNR dapat menjadi pilihan tepat.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jelajah.web.id/2009/05/revolusi-desktop-dengan-ubuntu-netbook-remix/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kelola jaringan lebih mudah dengan NM 0.7.0</title>
		<link>http://www.jelajah.web.id/2008/12/kelola-jaringan-lebih-mudah-dengan-nm-070/</link>
		<comments>http://www.jelajah.web.id/2008/12/kelola-jaringan-lebih-mudah-dengan-nm-070/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 03:31:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BLOG]]></category>
		<category><![CDATA[3g]]></category>
		<category><![CDATA[aircard]]></category>
		<category><![CDATA[blankon]]></category>
		<category><![CDATA[e220]]></category>
		<category><![CDATA[hsdpa]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[umts]]></category>
		<category><![CDATA[usbconnect]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dunialinux.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Intrepid Ibex dan derivatifnya menyertakan tool manajemen jaringan terbaru, yaitu Network Manager 0.7.0. Tool jaringan ini membawa banyak perubahan tampilan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Perubahan terutama pada penambahan fitur baru yaitu manajemen koneksi broadband dengan jaringan celuler, manajemen koneksi DSL seperti speedy dan manajemen koneksi VPN. Dengan NM-0.7.0 melakukan koneksi tersebut jadi lebih mudah. Berikut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Intrepid Ibex dan derivatifnya menyertakan tool manajemen jaringan terbaru, yaitu Network Manager 0.7.0. Tool jaringan ini membawa banyak perubahan tampilan dibandingkan dengan versi sebelumnya. Perubahan terutama pada penambahan fitur baru yaitu manajemen koneksi broadband dengan jaringan celuler, manajemen koneksi DSL seperti speedy dan manajemen koneksi VPN. Dengan NM-0.7.0 melakukan koneksi tersebut jadi lebih mudah.<br />
Berikut ini saya ingin berbagi tentang cara melakukan koneksi broadband dengan menggunakan 3 buah modem HSDPA, yaitu Huawei E220, Sierra Wireless AirCard 875 dan Sierra USBConnect 881.<br />
<span id="more-101"></span></p>
<p><img src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/261220080052.jpg?w=300" alt="261220080052" title="261220080052" width="300" height="173" class="alignnone size-medium wp-image-117" /></p>
<p>Modem tersebut diatas, sebenarnya telah dikenali dengan baik dan benar oleh Ubuntu sejak versi 7.10. Jadi tidak ada masalah pada modemnya. Saat ini saya menggunakan<br />
- BlankOn 4.1 Meuligoe Minimalis sebagai OS test bed<br />
- IM2 pasca bayar dengan APN indosatm2<br />
NM applet dapat ditemukan disudut kanan atas, pada saat di klik akan tampil seperti gambar dibawah,</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-102" title="nm1" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm1.png" alt="nm1" width="170" height="159" /></p>
<p>Gambar diatas pada saat modem 3G belum dipasang. Setelah modem dipasang akan dilakukan proses inisialisasi. Setelah itu tampilan NM saat diklik mestinya menjadi:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-103" title="nm2" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm2.png" alt="nm2" width="169" height="236" /></p>
<p>Jika belum menampilkan Pilihan Mobile Broadband, berarti modem yang anda gunakan belum terpasang dengan benar atau belum dikenali oleh NM.<br />
Setelah modem dikenali dengan baik, silahkan klik kanan pada applet NM, untuk menampilkan pilihan, lalu klik "Edit Connections". Ini akan membuka  jendela Network Connections.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-104" title="nm3" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm3.png" alt="nm3" width="333" height="256" /></p>
<p>Pilihlah tab Mobile Broadband, lalu  klik Tambah, lalu jendela New Mobile Broadband Connection akan terbuka. Silahkan klik 'Maju'.<br />
Jendela berikutnya akan menampilkan pilihan Service Provider yang ada di Indonesia. silahkan memilih sesuai yang digunakan, lalu klik 'Maju'</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-106" title="nm5" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm5.png" alt="nm5" width="363" height="333" /></p>
<p>Berikutnya silahkan isi nama koneksi. Nama koneksi disini tidak harus sama dengan username yang terdaftar di provider.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-107" title="nm6" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm6.png" alt="nm6" width="365" height="333" /></p>
<p>Setelah diisi, silahkan lanjut dengan mengklik 'Terapkan'. Dengan ini sebuah profil koneksi broadband sudah dibuat. Selanjutnya tinggal mengedit profil yang barusan dibuat dengan mengklikganda di profil atau plih profil lalu klik 'Ubah'.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-108" title="nm7" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm7.png?w=300" alt="nm7" width="300" height="231" /></p>
<p>Di jendela yang tampil berikutnya, mesti diisi parameter koneksi anda seperti username, password dan APN di tab Mobile Broadband.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-109" title="nm8" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm8.png?w=229" alt="nm8" width="229" height="300" /></p>
<p>Jangan lupa mengubah parameter IPv4 Settings. Pilih Automatic (PPP) pada pilihan Method.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-110" title="nm9" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm9.png?w=227" alt="nm9" width="227" height="300" /></p>
<p>Setelah itu klik OK. Nah koneksi broadband sudah siap.<br />
Selanjutnya silahkan klik pada applet NM, akan tampak profil koneksi yang barusan dibuat. Silahkan klik profil tersebut.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-111" title="nm10" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm10.png" alt="nm10" width="157" height="230" /></p>
<p>Jika muncul verifikasi Keyrings, silahkan memilih yang sesuai kebutuhan anda. Saya merekomendasikan untuk memilih "Selalu Bolehkan"agar verifikasi ini tidak muncul lagi jika kita melakukan redial di lain waktu.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-112" title="nm111" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm111.png?w=300" alt="nm111" width="300" height="128" /></p>
<p>akan muncul notifikasi seperti ini jika koneksi berhasil.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-113" title="nm12" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/nm12.png?w=300" alt="nm12" width="300" height="93" /></p>
<p>Selamat ngenet!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jelajah.web.id/2008/12/kelola-jaringan-lebih-mudah-dengan-nm-070/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banner mendukung ILC 2009</title>
		<link>http://www.jelajah.web.id/2008/12/banner-ilc2009/</link>
		<comments>http://www.jelajah.web.id/2008/12/banner-ilc2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 08:56:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BLOG]]></category>
		<category><![CDATA[ilc]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dunialinux.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[&#38;lt;a href=&#34;http://ilc2009.web.id/&#34;&#38;gt;&#38;lt;img src=&#34;http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/ilc2009.png&#34; border=&#34;0&#34; alt=&#34;ILC2009&#34; /&#38;gt;&#38;lt;/a&#38;gt;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-97" title="ilc2009" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/ilc2009.png" alt="ilc2009" width="170" height="102" /><br />
<pre>&amp;lt;a href=&quot;http://ilc2009.web.id/&quot;&amp;gt;&amp;lt;img src=&quot;http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/12/ilc2009.png&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;ILC2009&quot; /&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;</pre></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jelajah.web.id/2008/12/banner-ilc2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yuk, upgrade ke OpenOffice 3.0!!</title>
		<link>http://www.jelajah.web.id/2008/11/yuk-upgrade-ke-openoffice-30/</link>
		<comments>http://www.jelajah.web.id/2008/11/yuk-upgrade-ke-openoffice-30/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 00:34:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BLOG]]></category>
		<category><![CDATA[openoffice]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dunialinux.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[OpenOffice.org telah merilis versi 3.0 beberapa waktu lalu. Tentunya ini adalah sebuah kabar gembira karena peningkatan mayor pasti membawa banyak fitur-fitur baru yang berguna. Apalagi, tidak lama lagi akan rilis versi Ubuntu terbaru, 8.10 si kambing hutan, Intrepid Ibex. Paduan paket sistem operasi yang menawarkan banyak fungsionalitas dengan OOo 3.0 jelas sangat dinantikan banyak pihak. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>OpenOffice.org telah merilis versi 3.0 beberapa waktu lalu. Tentunya ini adalah sebuah kabar gembira karena peningkatan mayor pasti membawa banyak fitur-fitur baru yang berguna. Apalagi, tidak lama lagi akan rilis versi Ubuntu terbaru, 8.10 si kambing hutan, Intrepid Ibex. Paduan paket sistem operasi yang menawarkan banyak fungsionalitas dengan OOo 3.0 jelas sangat dinantikan banyak pihak.</p>
<p><span id="more-76"></span><a href="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/11/opneoffice.png"><img class="alignleft size-medium wp-image-78" title="opneoffice" src="http://dunialinux.files.wordpress.com/2008/11/opneoffice.png?w=300" alt="" width="300" height="197" /></a>Namun, pengembang di Ubuntu Intrepid Ibex, lebih memilih memasukkan versi 2.4 dan menunggu test stabilitas dan integrasi OOo 3.0. Dari sisi stabilitas, jelas versi 2.4 telah terbukti berjalan baik di Hardy Heron. Kesuksesan ini rupanya ingin terus dipertahankan. Walaupun terpaksa menunda harapan banyak pengguna Ubuntu untuk langsung memanfaatkan fitur baru OOo 3.0, terutama pada kompabilitas dokumen Office 12 (Ms-Office 2007).</p>
<p>Saya mencoba mengupgrade OOo 2.4 sebagai bawaan default Hardy Heron ke OOo 3.0 yang saya ambil dari situs <a title="download openoffice" href="http://download.openoffice.org/" target="_self">OpenOffice</a>. Pilih paket instalasi Linux DEB. Satu hal yang penting dilakukan sebelum menginstall OOo 3.0, yaitu menghapus OOo 2.4 terlebih dahulu. Lagipula, siapa yang membutuhkan versi lama jika versi baru telah terinstall <img src='http://www.jelajah.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Yuk, mulai:</p>
<p>1. Download <a title="download openoffice" href="http://download.openoffice.org/" target="_self">OpenOffice</a> 3.0. atau silahkan ambil di <a title="tjk10" href="http://dunialinux.wordpress.com/taman-jelajah-k-sepuluh/" target="_self">Taman Jelajah K-Sepuluh</a>. GRATIS!!,<br />
Save di Desktop aja,...</p>
<p>2. Uninstall Openoffice lama<br />
Buka Terminal yang ada pada Application &gt; Accessories. lalu salin syntax dibawah ini:</p>
<p><code>$ sudo apt-get remove openoffice.org-base-core openoffice.org-common openoffice.org-hyphenation</code></p>
<p>3. Masih pake Terminal, lalu arahkan prompt pada tempat file OOo tadi diletakkan:</p>
<p><code>c</code><code>d Desktop/</code></p>
<p>Dekompresikan</p>
<p><code>tar xvfz OOo_3.0.0_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz</code></p>
<p>4. masuk ke folder OOo 3.0</p>
<p><code>cd&nbsp;&nbsp;OOO300_m9_native_packed-1_en-US.9358/DEBS/</code></p>
<p>5. Install semua paket .deb</p>
<p><code>sudo dpkg -i *.deb</code></p>
<p>6. masuk ke folder desktop-integration</p>
<p><code>cd desktop-integration/</code></p>
<p>7. Install semua paket .deb</p>
<p><code>sudo dpkg -i *.deb</code></p>
<p>8. Kayaknya udah rampung deeh, selamat mencoba... <img src='http://www.jelajah.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jelajah.web.id/2008/11/yuk-upgrade-ke-openoffice-30/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
